Digebuk Tarif 245% oleh AS, China: Kami Tak Main Angka, tapi...

Anton Suhartono
China menyebut tarif 245 persen yang dikenakan AS sebagai senjata yang tidak masuk akal (Foto: AP)

Selain mengenakan tarif 125 persen, China juga membatasi ekspor mineral langka ke AS yang dibutuhkan untuk bahan baku sektor otomotif, semikonduktor, hingga penerbangan.

Belum cukup China memasukkan belasan perusahaan AS dalam kategori "tak bisa diandalkan". Status itu memungkinkan pemerintah menjatuhkan hukuman kepada mereka serta larangan bagi perusahaan China untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Gedung Putih sebelumnya menyatakan, tarif baru 245 persen yang diputuskan pada Selasa (15/4/2025) malam waktu Washington DC itu ditetapkan terkait pembalasan yang dilakukan China.

"China kini menghadapi tarif hingga 245 persen atas impor masuk ke Amerika Serikat sebagai akibat dari tindakan pembalasan," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Disebutkan, Trump menerapkan tarif resiprokal sebagai bagian dari kebijakan perdagangan America First. Lebih dari 75 negara telah menghubungi Gedung Putih untuk merundingkan kesepakatan perdagangan yang baru. Trump memutuskan untuk menunda penerapan tarif resiprokal untuk semua negara, kecuali China karena terus membalas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

2 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal