Digolongkan Senjata Pemusnah Massal, Ini Bahaya Fentanyl bagi Manusia

Anton Suhartono
Keputusan Donald Trump mengategorikan fentanyl sebagai senjata pemusnah massal kembali menyorot bahaya besar opioid sintetis bagi manusia (Foto: AP)

Data otoritas kesehatan Amerika Serikat menunjukkan, fentanyl menjadi penyebab utama kematian akibat overdosis narkoba dalam beberapa tahun terakhir. Puluhan ribu orang meninggal setiap tahun, menjadikan krisis fentanyl sebagai salah satu bencana kesehatan masyarakat terburuk di AS.

Pemerintahan Trump menilai dampak fentanyl sebanding dengan senjata pemusnah massal karena kemampuannya membunuh dalam skala besar secara senyap. Tanpa ledakan atau serangan militer, zat ini dinilai mampu merusak generasi muda dan melemahkan struktur sosial suatu negara.

Selain mengancam nyawa individu, peredaran fentanyl ilegal juga dikaitkan dengan jaringan kejahatan lintas negara. Menurut Trump, kartel narkoba memanfaatkan fentanyl sebagai “alat perang” nonkonvensional untuk meraup keuntungan sekaligus menggoyahkan stabilitas sosial dan ekonomi.

Meski begitu, fentanyl tetap digunakan secara legal dalam dunia medis dengan pengawasan ketat. Penggolongan sebagai senjata pemusnah massal tidak ditujukan pada penggunaan medis, melainkan pada peredaran ilegal dan penyalahgunaannya yang memicu kematian massal.

Dengan bahaya yang ditimbulkan, mulai dari risiko overdosis tinggi, ketergantungan ekstrem, hingga kematian mendadak, fentanyl kini dipandang bukan sekadar narkotika, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia. Inilah yang membuatnya digolongkan sebagai “senjata pemusnah massal” dalam perang modern melawan narkoba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

5 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

6 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

8 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal