Digolongkan Senjata Pemusnah Massal, Ini Bahaya Fentanyl bagi Manusia

Anton Suhartono
Keputusan Donald Trump mengategorikan fentanyl sebagai senjata pemusnah massal kembali menyorot bahaya besar opioid sintetis bagi manusia (Foto: AP)

Selain mengancam nyawa individu, peredaran fentanyl ilegal juga dikaitkan dengan jaringan kejahatan lintas negara. Menurut Trump, kartel narkoba memanfaatkan fentanyl sebagai “alat perang” nonkonvensional untuk meraup keuntungan sekaligus menggoyahkan stabilitas sosial dan ekonomi.

Meski begitu, fentanyl tetap digunakan secara legal dalam dunia medis dengan pengawasan ketat. Penggolongan sebagai senjata pemusnah massal tidak ditujukan pada penggunaan medis, melainkan pada peredaran ilegal dan penyalahgunaannya yang memicu kematian massal.

Dengan bahaya yang ditimbulkan, mulai dari risiko overdosis tinggi, ketergantungan ekstrem, hingga kematian mendadak, fentanyl kini dipandang bukan sekadar narkotika, melainkan ancaman serius bagi keselamatan manusia. Inilah yang membuatnya digolongkan sebagai “senjata pemusnah massal” dalam perang modern melawan narkoba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Internasional
2 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
2 hari lalu

PM Spanyol Sanchez: Eropa Menentang Perang Iran, Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal