Digolongkan Senjata Pemusnah Massal, Ini Bahaya Fentanyl bagi Manusia

Anton Suhartono
Keputusan Donald Trump mengategorikan fentanyl sebagai senjata pemusnah massal kembali menyorot bahaya besar opioid sintetis bagi manusia (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Keputusan Presiden Amerika SerikatDonald Trump mengategorikan fentanyl sebagai senjata pemusnah massal kembali menyorot bahaya besar opioid sintetis tersebut bagi manusia. Bukan tanpa alasan, fentanyl dinilai memiliki daya rusak yang masif dan mematikan, terutama ketika beredar secara ilegal di luar dunia medis.

Fentanyl sejatinya merupakan obat penghilang rasa sakit yang dikembangkan untuk keperluan medis, seperti penanganan nyeri berat pada pasien kanker atau pascaoperasi besar. Namun karena kekuatannya yang ekstrem, penggunaannya di dunia kesehatan dilakukan secara sangat ketat dan terkontrol.

Ancaman serius muncul ketika fentanyl disalahgunakan dan diproduksi secara ilegal. Zat ini dikenal 50 hingga 100 kali lebih kuat dibandingkan morfin. 

Dalam jumlah yang sangat kecil saja, fentanyl bisa menekan sistem pernapasan, menyebabkan kehilangan kesadaran, hingga berujung pada kematian dalam waktu singkat.

Salah satu bahaya terbesar fentanyl adalah sifatnya yang kerap dicampurkan ke dalam narkoba lain seperti heroin, kokain, atau pil ilegal tanpa sepengetahuan pengguna. Kondisi ini membuat banyak orang mengalami overdosis fatal karena tidak menyadari zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?

9 jam lalu

Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli

11 jam lalu

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan

12 jam lalu

Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal