Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Anton Suhartono
Filipina menegaskan wilayahnya tidak digunakan sebagai basis latihan teroris, terkait penembakan di Sydney yang dikaitkan dengan ISIS (Foto: Sky News)

Militer Filipina juga membantah keberadaan kamp pelatihan teroris aktif di Mindanao. Juru bicara militer Filipina, Francel Padilla, menyatakan kelompok-kelompok bersenjata yang sebelumnya berafiliasi dengan ISIS telah melemah secara signifikan sejak pengepungan Marawi.

“Kami belum mencatat operasi teroris besar atau kegiatan pelatihan apa pun sejak awal 2024,” ujar Padilla.

Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut kini terfragmentasi dan tidak memiliki kepemimpinan yang solid. Pernyataan serupa disampaikan pejabat militer Filipina lainnya, Xerxes Trinidad, yang menilai pelatihan terorisme tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat.

“Pelatihan tidak bisa dilakukan hanya dalam 30 hari, terutama untuk kemampuan seperti menembak,” kata Trinidad.

Sementara itu, otoritas Australia masih menyelidiki kemungkinan pertemuan pelaku dengan tokoh ekstremis selama perjalanan mereka ke Asia Tenggara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

3 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

6 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

15 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal