Dikecam Keras Negara Muslim soal Pembakaran Alquran, Swedia Akhirnya Bicara

Anton Suhartono
Pemerintah Swedia buka suara soal pembakaran Alquran pekan lalu (Foto: Reuters)

STOCKHOLM, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Swedia akhirnya buka suara setelah negara itu dihujani kecaman atas pembakaran Alquran pada Rabu pekan lalu. Seorang imigran Irak membakar Alquran di depan masjid raya Kota Stockholm bertepatan dengan perayaan Idul Adha 1444 H.

Kecaman datang tak hanya dari negara-negara Muslim, tapi juga Barat seperti Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa. Beberapa negara Muslim memanggi duta besar (dubes) Swedia untuk menyampaikan protes. Bahkan Maroko menarik dubesnya dari Stockholm sampai waktu yang belum ditentukan untuk berkonsultasi.

Kemlu Swedia menegaskan negaranya mengecam pembakaran Alquran dengan menyebutnya sebagai tindakan Islamofobia. Itu dilakukan oleh individu yang tak mewakili sikap pemerintah.

Penodaan Alquran, atau kitab suci agama lainnya, merupakan tindakan ofensif, tidak menghormati, serta provokasi yang nyata.

"Sama sekali tidak mencerminkan pandangan pemerintah Swedia. Ekspresi rasisme, xenofobia, dan bentuk intoleransi terkait lainnya tidak memiliki tempat di Swedia maupun tempat lain di Eropa," bunyi pernyataan, dikutip dari Sputnik, Senin (3/7/2023).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Menag Nasaruddin Ingin Indonesia Jadi Pusat Studi Alquran Dunia

Seleb
1 hari lalu

Terungkap! Ini Percakapan Terakhir Vidi Aldiano dengan Habib Jafar yang Bikin Haru

Seleb
1 hari lalu

Habib Jafar Meyakini Vidi Aldiano Husnul Khotimah, Ini 3 Alasannya

Buletin
3 hari lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal