Dilema Zelensky, Pertahankan Kedaulatan atau Akhiri Perang dengan Rusia?

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky menghadapi dilema terbesar sejak invasi Rusia, merelakan wilayah Ukraina atau perang panjang demi kedaulatan (Foto: AP)

“Masalah teritorial merupakan isu yang akan kami selesaikan antara saya dan Putin,” ujar Zelensky, setelah bertemu Trump dan sejumlah pemimpin Eropa. 

Dia menegaskan, keputusan akhir terkait wilayah tidak akan ditentukan pihak ketiga.

Menariknya, untuk pertama kalinya Zelensky juga memberi sinyal kelonggaran dalam negosiasi dengan Rusia. Dia menegaskan tidak akan memaksakan syarat penghentian perang atau serangan sebagai prasyarat pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Jika Ukraina mulai menetapkan beberapa syarat global, Rusia akan mengajukan 100 syarat. Saya kira tanpa syarat apa pun, kita bisa bertemu dan memikirkan langkah selanjutnya untuk mengakhiri perang,” kata Zelensky.

Sikap ini membuka spekulasi baru, apakah Ukraina mulai menimbang kompromi teritorial demi menghentikan konflik? Atau justru langkah ini akan melemahkan posisi Zelensky di dalam negeri yang selama ini menjunjung tinggi kedaulatan penuh?

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Trump Klaim Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

22 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

24 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

1 hari lalu

Trump: Iran Sebaiknya Menyerah, Kibarkan Bendera Putih!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal