Dipakai Rusia dalam Perang di Ukraina, Senapan Kalashnikov AK-12 Kini Makin Canggih

Ahmad Islamy Jamil
Senapan Kalashnikov AK-12. (Foto: Ist.)

Produsen senjata Kalashnikov mendapat sanksi dari Amerika Serikat pada 2014, tahun ketika Rusia mencaplok Semenanjung Krimea dari Ukraina. Sementara, Uni Eropa dan Inggris juga mulai menjatuhkan sanksi terhadap Kalashnikov Concern tahun ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut agresi militer di Ukraina sebagai operasi khusus. Tujuannya adalah untuk mendemiliterisasi negeri tetangganya itu. 

Sementara Kiev menuduh Moskow sedang merampas wilayah negara lain dengan gaya kekaisaran untuk merebut kembali Ukraina yang saat ini pro-Barat. Ukraina memang mulai menyingkirkan dominasi Rusia ketika Uni Soviet bubar pada 1991.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

4 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

5 hari lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

6 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal