Dipengaruhi Menteri Radikal Israel, Netanyahu Tolak Masuk Anggota Hamas ke Gaza

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu tidak mengizinkan sekitar 200 anggota Hamas masuk Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Rafah (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu tidak mengizinkan sekitar 200 anggota Hamas masuk Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Rafah. Kantor perdana menteri menepis laporan media Israel yang sebelumnya menyebutkan Netanyahu akan membuka pintu perbatasan bagi para pejabat Hamas dari Mesir.

"Perdana Menteri melanjutkan sikap tegasnya untuk melucuti senjata Hamas dan mendemiliterisasi Jalur Gaza sambil menggagalkan ancaman teroris terhadap pasukan kita," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (4/11/2025).

Sebelumnya media Israel melaporkan, pemerintah negara Yahudi itu mungkin menyetujui perjalanan aman para pejuang Hamas jika mereka setuju untuk meletakkan senjata. Selain itu Hamas juga harus meyerahkan seluruh jenazah para sandera Israel.

Laporan mengungkap, negara-negara mediator negosiasi gencatan senjata telah membahas kemungkinan evakuasi para pejuang menggunakan kendaraan Palang Merah Internasional melalui koridor tertentu.

Laporan tersebut menuai kritik tajam dari anggota pemerintah, salah satunya dari menteri radikal Bezalel Smotrich. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
33 menit lalu

Pemukim Israel Serang Delegasi Eropa, Wali Kota Taybeh: Pelanggaran Nyata

42 menit lalu

Iran Punya Menteri Pertahanan Baru, Langsung Ancam AS

5 jam lalu

Trump Blak-blakan Dukung Netanyahu di Pemilu Israel: Dia Mitra yang Diinginkan AS

1 hari lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal