Disebut Perempuan oleh PM Inggris Johnson, Putin Beri Jawaban Menohok

Anton Suhartono
Vladimir Putin merespons pernyataan Boris Johnson yang menyebutnya perempuan (Foto: Reuters)

Sebelumnya Kremlin juga mengomentari secara keras pernyataan Johnson. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan itu hanya akan membuat Johnson menjadi sasaran komentar para psikoanalis.

"Freud tua (Sigmund Freud) akan memimpikan ini sebagai subjek penelitian selama hidupnya," kata Peskov, merujuk pada peneliti Austria yang mendirikan aliran psikoanalisis, cabang dalam ilmu psikologi.

Johnson dalam wawancara dengan media Jerman ZDF mengatakan, keputusan Putin menyerang Ukraina merupakan contoh utama dari maskulinitas yang beracun.

"Jika Putin seorang perempuan, yang jelas bukan, jika iya, saya benar-benar berpikir dia tak akan memulai perang macho, serta kekerasan yang gila seperti dia lakukan," kata Johnson.

“Jika Anda menginginkan contoh sempurna dari maskulinitas beracun, itulah yang dia lakukan di Ukraina,” ujarnya lagi, seraya menambahkan Rusia perlu memperbanyak perempuan yang duduk di kekuasaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal