Disebut Prancis Berbohong soal Kapal Selam, Australia: Kami Tidak Merusak Menara Eiffel

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. (Foto: Reuters)

ROMA, iNews.id –  Australia menolak disebut berbohong oleh Prancis soal pembatalan kontrak pembangunan kapal selam antara kedua negara, beberapa waktu lalu. Menurut Canberra, Paris seharusnya dapat melihat persoalan tersebut dengan perspektif yang jernih. 

“Kami tidak mencuri sebuah pulau (dari Prancis), kami tidak merusak Menara Eiffel. Itu adalah kontrak,” kata Wakil Perdana Menteri Australia, Barnaby Joyce, Senin (1/11/2021), dikutip Reuters.

“Kontrak memiliki syarat dan ketentuan, dan salah satu syarat dan ketentuan dan proposisi itu adalah Anda mungkin saja keluar dari kontrak,” ucapnya.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menuding Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, telah berbohong kepadanya atas pembatalan kontrak pembangunan kapal selam antara kedua negara beberapa waktu lalu. Dia pun menyiratkan bahwa butuh lebih banyak upaya untuk membangun kembali kepercayaan antara Paris dan Canberra.

Saat menghadiri KTT G20 di Roma, Italia, Macron dan Morrison bertemu untuk pertama kalinya sejak hubungan kedua negara memburuk akibat pembatalan sepihak kesepakatan pembelian kapal selam Prancis oleh Australia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal