Disuruh Pulang ke Israel, Ratusan Yahudi Ultraortodoks Tetap Memaksa Masuk Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Orang-orang Yahudi Hasidim yang berpaham ultraortodoks. (Foto: AFP)

“Saya menunggu dan berdoa agar mereka (aparat Ukraina) membuka perbatasan, sehingga kami dapat memiliki hak istimewa bersama rabi kami, mudah-mudahan,” kata salah satu anggota Breslov yang datang dari Yerusalem, Itsik Cohen, kepada AFP, Kamis (17/9/2020).

“Kami percaya pada Tuhan, dan jika Tuhan menginginkannya seperti ini, kami perlu melakukan apa pun yang kami bisa untuk menunjukkan tekad kami, hingga menit terakhir,” ujarnya.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan, situasi di lokasi tidak berubah sejak Senin (14/9/2020) lalu ketika kerumunan Yahudi mulai membeludak di perbatasan Ukraina yang tertutup. “Mereka menari, mereka bernyanyi, mereka berdoa,” kata Andriy Demchenko.

Dia mengatakan, sekitar 1.000 peziarah bertahan di antara penyeberangan perbatasan Belarusia dan Ukraina. Sementara itu, ada lebih banyak peziarah Yahudi yang berada di Belarusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

2 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

3 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

3 hari lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal