Ditemukan Tewas, Begini Sosok Wali Kota Seoul Park Won Soon

Anton Suhartono
Park Won Soon (Foto: AFP)

Dia drop out dari Universitas Nasional Seoul pada 1975, hanya sebulan setelah diterima dari kampus bergengsi itu setelah ambil bagian dalam demonstrasi melawan presiden saat itu Park Chung Hee. Akibat kejadian ini, Park sempat merasakan tinggal di hotel prodeo selama 4 bulan.

Namun saat itu dia menggambarkan tinggal di penjara sebagai masa bahagia dan produktif yang memungkinkannya merumuskan tujuan hidup.

Setelah menyelesaikan studinya, Park masuk ke bidang hukum dan membela banyak aktivis politik pada 1980-an dan 1990-an.

Dia turut menggagas Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi Partisipatif, sebuah LSM yang mendorong reformasi setelag para konglomerat mendominasi bisnis di Korsel.

Park juga mendirikan Beautiful Foundation, kelompok filantropi yang mempromosikan pengabdian masyarakat. LSM Itu tumbuh menjadi salah satu organisasi nirlaba terbesar di Korsel dan meluncurkan Toko Cantik, rantai toko amal yang meniru model toko-toko Oxfam di Inggris.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

10 Fakta Kontroversi Ha Young Punya Buyut Pro-Jepang, Nomor 8 Menggemparkan!

1 hari lalu

Kronologi Lengkap Kontroversi Ha Young hingga Minta Maaf gegara Leluhur Pro-Jepang!

14 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

15 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal