Ditentang Israel, Palestina Akan Batalkan Pemilu

Anton Suhartono
Pemerintah Otoritas Palestina akan membatalkan pemilu karena Israel tak menyetujui adanya pemungutan suara di Yerusalem Timur (Foto: AFP))

Pejabat itu juga menambahkan, faksi-faksi sedang membahas pembentukan pemerintah persatuan.

Komisi Pemilihan Palestina menyatakan 6.000 pemilih di Yerusalem Timur harus menyerahkan surat suara melalui kantor pos Israel sesuai perjanjian sebelumnya, sementara 150.000 lainnya bisa memberikan suara dengan atau tanpa izin Israel.

Suara dari sejumlah kecil pemilih yang harus mendapat izin Israel tampaknya tidak akan memengaruhi hasil penghitungan, namun partisipasi mereka dipandang penting secara simbolis untuk mempertahankan klaim Palestina atas Yerusalem Timur. 

Israel merebut Yerusalem Timur, bersama Tepi Barat dan Jalur Gaza, dalam Perang Timur Tengah 1967. Palestina menginginkan ketiga wilayah tersebut sebagai negara masa depan dan memilih Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Situasi Tak Menentu, AS Kembali Peringatkan Warganya Segera Tinggalkan Timur Tengah

6 jam lalu

Pesawat-Pesawat Tanker Militer AS Dikirim ke Israel, Sinyal Serangan Besar-besaran ke Iran

8 jam lalu

Acuhkan Proposal Damai Trump, Israel Terus Gempur Gaza Bunuh Warga

12 jam lalu

AS-Israel Bakal Serang Iran Lagi, Teheran Siapkan Pembalasan Tanpa Ampun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal