Diteror Suara Hantu dari Sound Horeg, Warga Kamboja Tak Bisa Tidur dan Stres

Anton Suhartono
Warga Kamboja mengaku tidak bisa tidur selama berhari-hari akibat teror suara hantu menggunakan sound horeg dari Thailand (Foto: Khmer Times)

Mantan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, menilai tindakan itu sebagai bentuk teror psikologis yang melanggar HAM. Dalam unggahan di Facebook, Hun Sen menyebut pemerintah Kamboja telah mengirim laporan resmi kepada Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Turk, mengenai praktik tersebut.

“Suara-suara itu bukan sekadar gangguan. Mereka menebar ketakutan dan trauma bagi warga di sepanjang perbatasan,” tulis Hun Sen.

Sementara itu, Hun Manet, putra Hun Sen sekaligus perdana menteri Kamboja saat ini, mengonfirmasi bahwa Kementerian Luar Negeri Kamboja juga telah mengangkat isu tersebut kepada Malaysia selaku mediator gencatan senjata.

Aksi unik militer Thailand ini menuai kecaman luas karena dianggap melanggar etika dan semangat perdamaian regional. Beberapa pengamat bahkan menyebutnya sebagai “perang suara” pertama di Asia Tenggara, konflik tanpa peluru, tapi tetap menimbulkan ketakutan nyata di tengah malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Betrand Peto Bongkar Sifat Asli Sarwendah di Thailand? Kaget Banget!

57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

57 tahun lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal