Ditutup gegara Serangan Houthi, Kingdom Centre Riyadh Jadi Kantor IMF dan Perusahaan AS

Anton Suhartono
Serangan kelompok Houthi Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, berdampak pada aktivitas perkantoran di gedung pencakar langit ikonik Kingdom Centre (Foto: Istimewa)

Meski aktivitas perkantoran dihentikan sementara, pusat perbelanjaan yang berada di bagian bawah gedung tetap beroperasi.

Kingdom Centre merupakan salah satu bangunan tertinggi di Arab Saudi sekaligus ikon Kota Riyadh. Keputusan memberlakukan WFH bagi seluruh penyewa kantor mencerminkan dampak meningkatnya ancaman keamanan terhadap aktivitas bisnis di ibu kota kerajaan tersebut.

Situasi keamanan di Riyadh juga berdampak pada sektor pendidikan dan transportasi. Sekolah-sekolah di ibu kota dan wilayah sekitarnya memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk pekan kedua.

Sementara itu, Bandara Internasional King Khalid Riyadh masih ditutup setelah serangan besar pada 10 Oktober lalu menewaskan 13 orang.

Ketegangan terbaru ini terjadi ketika konflik antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran kembali memanas sejak Juli 2026. Perang yang telah berlangsung lebih dari satu dekade tersebut sebelumnya mereda setelah kedua pihak memberlakukan gencatan senjata sejak Maret 2022.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Arab Saudi Diserang Houthi, Kantor-Kantor di Gedung Kingdom Centre Riyadh Berlakukan WFH

23 jam lalu

Helikopter Militer Arab Saudi AH-6i Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, 2 Pilot Gugur

24 jam lalu

Pemerintah Yaman Tolak Tawaran Iran Mediasi Konflik dengan Houthi

1 hari lalu

Iran Siap Bantu Hentikan Konflik Houthi Vs Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal