RIYADH, iNews.id - Serangan kelompok Houthi Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, berdampak pada aktivitas perkantoran di gedung pencakar langit ikonik Kingdom Centre. Manajemen gedung mewajibkan seluruh karyawan kantor bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai Minggu (18/10/2026) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh penyewa perkantoran di gedung setinggi 99 lantai itu, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) serta sejumlah perusahaan besar asal Amerika Serikat (AS), seperti Merrill Lynch dan McKinsey.
Dalam pemberitahuan melalui email, manajemen Kingdom Centre meminta seluruh karyawan untuk tidak datang ke kantor selama kebijakan kerja jarak jauh diberlakukan.
"Harap diperhatikan bahwa pengaturan kerja jarak jauh bersifat wajib bagi seluruh karyawan kantor di Kingdom Centre, berlaku segera hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian pernyataan manajemen gedung dalam email, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (19/10/2026).
"Mohon untuk tidak datang ke kantor selama periode ini," lanjut pernyataan tersebut.