Ditutup gegara Serangan Houthi, Kingdom Centre Riyadh Jadi Kantor IMF dan Perusahaan AS

Anton Suhartono
Serangan kelompok Houthi Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, berdampak pada aktivitas perkantoran di gedung pencakar langit ikonik Kingdom Centre (Foto: Istimewa)

RIYADH, iNews.id - Serangan kelompok Houthi Yaman ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh, berdampak pada aktivitas perkantoran di gedung pencakar langit ikonik Kingdom Centre. Manajemen gedung mewajibkan seluruh karyawan kantor bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai Minggu (18/10/2026) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh penyewa perkantoran di gedung setinggi 99 lantai itu, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) serta sejumlah perusahaan besar asal Amerika Serikat (AS), seperti Merrill Lynch dan McKinsey.

Dalam pemberitahuan melalui email, manajemen Kingdom Centre meminta seluruh karyawan untuk tidak datang ke kantor selama kebijakan kerja jarak jauh diberlakukan.

"Harap diperhatikan bahwa pengaturan kerja jarak jauh bersifat wajib bagi seluruh karyawan kantor di Kingdom Centre, berlaku segera hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian pernyataan manajemen gedung dalam email, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (19/10/2026).

"Mohon untuk tidak datang ke kantor selama periode ini," lanjut pernyataan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Arab Saudi Diserang Houthi, Kantor-Kantor di Gedung Kingdom Centre Riyadh Berlakukan WFH

22 jam lalu

Helikopter Militer Arab Saudi AH-6i Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, 2 Pilot Gugur

23 jam lalu

Pemerintah Yaman Tolak Tawaran Iran Mediasi Konflik dengan Houthi

1 hari lalu

Iran Siap Bantu Hentikan Konflik Houthi Vs Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal