Diusir Erdogan, 8 Kedubes Asing Janji Tak Campuri Urusan Dalam Negeri Turki

Anton Suhartono
Presiden Erdogan menyambut pernyataan Kedubes AS dan 7 negara lain soal Konvensi Wina (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Tayyip Erdogan menyambut pernyataan kedutaan besar (kedubes) dari delapan negara Barat bahwa mereka mematuhi konvensi diplomatik untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri dari negara tuan rumah.

"Amerika Serikat mencatat, mereka mempertahankan komitmen terhadap Pasal 41 Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik," demikian pernyataan Kedubes Amerika Serikat (AS) di Twitter.

Sikap itu disampaikan kedubes setelah Erdogan pada akhir pekan lalu memerintahkan menteri luar negeri untuk mengusir atau memberikan status persona non grata kepada para dubes dari Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, Finlandia, Selandia Baru, dan AS.

Kantor berita Anadolu melaporkan, Erdogan menyambut baik pernyataan yang diunggah Kedubes AS, Kanada, Belanda, dan Selandia Baru di Twitter. Setelah itu Kedubes Swedia, Norwegia, Finlandia, dan Denmark me-retweet-nya. Sementara itu Jerman dan Prancis belum menyampaikan sikapnya, namun kedua negara saling berkomunkasi intensif sejak akhir pekan lalu.

Para dubes tersebut dianggap mencampuri urusan pengadilan Turki dengan mendesak pembebasan pengusaha sekaligus filantrofis Osman Kavala. Dalam pernyataan bersama pada 18 Oktober, mereka menyerukan solusi yang adil dan cepat dalam kasus Kavala serta mendesak agar segera dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
42 menit lalu

Para Pemuda Iran Antre Daftar Jadi Tentara untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
4 jam lalu

Merasa Dikhianati, Iran Bakal Keluar dari Kesepakatan Nuklir Internasional NPT

Internasional
17 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
19 jam lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal