DK PBB Mungkin Abaikan Permintaan Iran soal Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Fakhrizadeh

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB kemungkinan mengabaikan permintaan Iran untuk membahas pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan (DK) PBB kemungkinan tak akan mengindahkan permintaan Iran untuk mengecam pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh.

Sebelumnya Iran mendesak DK PBB mengutuk pembunuhan itu serta mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab.

Sebenyak 15 negara anggota badan tersebut bisa saja membahas pembunuhan Fakhrizadeh secara tertutup jika anggotanya meminta. Namun Duta Besar Afrika Selatan untuk PBB yang juga Presiden DK untuk Desember, Jerry Matjila, mengatakan, tidak ada anggota yang sejauh ini meminta untuk membahas pembunuhan tersebut atau masalah terkait Iran. Para diplomat lain juga mengatakan belum ada pembahasan mengenai hal itu, sepeeti dikutip dari Reuters, Rabu (2/12/2020).

Anggota DK akan bertemu pada 22 Desember untuk pertemuan dua kali setahun membahas kesepakatan nuklir Iran tahun 2015. Amerika Serikat pada 2018 menyatakan keluar dari kesepakatan yang diteken di masa pemerintahan Barack Obama itu.

Setiap anggota dewan atau Iran bisa saja menggunakan momentum pertemuan itu untuk membahas pembunuhan Fakhrizadeh.

DK punya wewenang menjaga perdamaian dan keamanan internasional serta berhak mengizinkan tindakan militer dan menjatuhkan sanksi terhadap suatu negara asal disetujui oleh setidaknya sembilan negara anggota serta dan tidak satu pun anggota tetap, yakni Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia, dan China, yang mengeluarkan veto.

Sejauh ini tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Fakhrizadeh, namun Iran sejak awal konsisten menuduh Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
54 menit lalu

Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga, tapi Tegaskan Tak Menyerah

Internasional
5 jam lalu

Negara-Negara Arab Kecam Keras Serangan Iran ke Wilayahnya: Hormati Hukum Internasional

Nasional
8 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, DPR Minta Skenario Terburuk Haji dan Umrah Disiapkan

Internasional
14 jam lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal