Dokter dan Perawat Jepang Umumkan Status Darurat Covid, Begini Reaksi PM Yoshihide Suga

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id – Para dokter dan perawat di Jepang telah menyatakan keadaan darurat pada sistem medis negara itu di saat infeksi Covid di sana terus meningkat. Namun, seruan mereka tak digubris oleh Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga.

Pada Senin (21/12/2020) malam, dia menegaskan, pemerintah tidak perlu mengumumkan status darurat nasional. Suga mengungkapkan, kepala panel ahli pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 telah mengatakan kepadanya bahwa tim tersebut belum melihat urgensi penetapan status darurat di Jepang saat ini. 

“Kami belum sampai di sana,” ujar Suga saat wawancara di televisi nasional setempat, dikutip kembali Reuters, Selasa (22/12/2020).

Hasil jajak pendapat di Jepang belakangan ini menunjukkan penurunan dukungan publik terhadap Suga. Hasil polling itu memperlihatkan ketidaksetujuan publik terhadap caranya menangani pandemi Covid-19.

“Kami perlu menunjukkan hasil penanggulangan virus corona kami. Saya akan mempelopori upaya yang terencana untuk melakukan segala sesuatu yang harus dilakukan,” kata Suga.

Kasus baru infeksi Covid di Jepang mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Negara itu mencatat rekor dengan sebanyak 2.154 orang dirawat di rumah sakit pada Senin (21/12/2020), menurut lembaga penyiaran nasional NHK.

Sekelompok asosiasi medis nasional di negeri sakura—yang terdiri atas para dokter dan perawat—pun telah menyatakan keadaan darurat medis untuk mereka sendiri, kemarin. Mereka memperingatkan, sistem pelayanan kesehatan Jepang kini berada di bawah tekanan yang cukup besar menghadapi pandemi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal