Prabowo Usulkan Amnesti untuk Pejabat BUMN yang Mengaku Salah dan Taubat
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan untuk memberikan amnesti khusus kepada pengurus-pengurus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang pernah merugikan negara, tetapi mengakui kesalahan dan menunjukkan penyesalan.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Saya juga akan menghadapi majelis, saya akan menghadapi DPR, saya akan minta, kalau perlu kita memberi juga peluang semacam amnesti khusus, untuk mereka yang taubat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui," kata Prabowo.
Kepala Negara akan menyerahkan keputusan mengenai usulan tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai lembaga perwakilan rakyat.
"Nah ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan," tuturnya.
Tidak hanya itu, Prabowo juga menyarankan pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan jajaran direksi BUMN selama 30 tahun terakhir.