Dokter di Gaza Sebut Israel Gunakan Senjata Tak Biasa, Sebabkan Luka Bakar Tingkat 4

Anton Suhartono
Seorang dokter Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengungkap para korban serangan Israel menderita luka tak biasa (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Seorang dokter di Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza mengungkap, para korban tewas serangan Israel menderita luka yang tak biasa. Bahkan luka yang disebabkan senjata itu menyebabkan 100 persen kematian. Artinya ,siapa saja yang terkena senjata tersebut akan meninggal dunia.

Dalam wawancara kepada Al Jazeera, dokter yang tak disebutkan identitasnya itu mengatakan, para korban dibawa ke rumah sakit mulanya dalam kondisi luka. Namun luka tersebut memicu komplikasi.

Dokter itu menegaskan, luka tersebut besar kemungkinan berasal dari senjata atau amunisi pasukan Israel yang tidak biasa. 

Sejak menangani korban serangan Israel beberapa tahun silam, para dokter mengaku baru pertama kali melihat luka seperti itu. Luka yang dimaksud adalah luka bakar tingkat empat di sekujur tubuh.

Hal senada disampaikan dokter RS As Syifa yang menjadi rujukan utama korban serangan Israel di Gaza. Dokter ahli bedah Ghassan Abu Sitta mengatakan, petugas medis kehabisan obat untuk menangani korban luka bakar.

“Kami menangani lebih dari 70 orang yang terluka dengan luka bakar menutupi lebih dari 40 persen permukaan tubuh. 80 persennya adalah anak-anak,” kata Abu Sitta, dalam posting-an di X.

Israel selalu membantah menggunakan senjata terlarang dalam menyerang Gaza. Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut Israel menggunakan bom fosfor putih di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Garda Revolusi Iran Berjanji Bunuh Netanyahu: Akan Kami Buru!

Internasional
18 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967

Internasional
19 jam lalu

Bom Klaster Iran Mengerikan, Israel Waswas Kehabisan Rudal Pencegat

Internasional
21 jam lalu

Nah, Israel Ngeluh ke AS Mulai Kehabisan Rudal untuk Cegat Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal