Dokter Singapura Dilaporkan ke Polisi karena Hina Islam, Sebelumnya Kritik Vaksin untuk Anak

Anton Suhartono
Seorang dokter di Singapura dilaporkan ke polisi karena dituduh menghina Islam (Foto: Reuters)

Kho mengaku belum mengetahui soal laporan polisi terhadapnya dan menolak berkomentar.

Pada Sabtu lalu, Kho mengunggah surat terbuka di Facebook-nya ditujukan kepada ketua komisi pakar vaksinasi Covid-19, Benjamin Ong.

Surat yang awalnya ditandatangani oleh empat dokter lain itu namun direvisi, menjelaskan, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun di Amerika Serikat meninggal beberapa hari setelah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19. 

Surat itu juga mengungkap, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS baru saja memulai penyelidikan atas penyebab kematian anak itu yakni gagal jantung setelah mendapat vaksin jenis mRNA.

Para dokter mendesak agar Singapura menghentikan vaksin terhadap anak-anak sampai otoritas AS dan organisasi serupa merilis data lebih kuat mengenai kasus ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Akademisi NTU Singapura Pertanyakan Jalur Pendidikan Gibran: Advanced Diploma Tak Setara SMA

14 jam lalu

Singapura Beri Subsidi Perawatan Kesehatan bagi Korban Paparan Kabut Asap Karhutla

7 hari lalu

MK Sebut Tak Punya Ijazah Setara SMA, Gibran: Saya Kuliah sampai S1 di Singapura

10 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal