Dokter Singapura Dilaporkan ke Polisi karena Hina Islam, Sebelumnya Kritik Vaksin untuk Anak

Anton Suhartono
Seorang dokter di Singapura dilaporkan ke polisi karena dituduh menghina Islam (Foto: Reuters)

Para dokter mendesak agar Singapura menghentikan vaksin terhadap anak-anak sampai otoritas AS dan organisasi serupa merilis data lebih kuat mengenai kasus ini.

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menjawab, laporan tentang kematian seorang anak di AS tidak menyebutkan gagal jantung sebagai penyebab, sebagaimana disebutkan dalam surat terbuka. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang AS.

Pakar penyakit menular senior dari Pusat Nasional untuk Penyakit Menular Singapura David Lye mengatakan, para dokter yang membuat surat terbuka itu memberi informasi yang salah dan menyesatkan publik.

Singapura sebelumnya mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak-anak berusia 13 sampai 18 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
8 jam lalu

GERD Sering Kambuh Padahal Sudah Jaga Pola Makan? Dokter Sarankan Ini

Health
8 jam lalu

Waspada GERD Kambuh saat Mudik, Begini Cara Penanganan Pertama di Perjalanan

Health
12 jam lalu

Jangan Cium Bayi saat Lebaran, Dokter Ingatkan Risiko Penularan Virus Pernapasan!

Health
13 jam lalu

Alasan Tidak Boleh Pegang Bayi saat Lebaran, Dokter Ingatkan Bahaya Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal