Dokter yang Menangani Korban Virus Korona di China Meninggal

Anton Suhartono
Dokter yang menangani penderita virus korona di Wuhan, China, meninggal (Foto: AFP)

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menyatakan jumlah korban meninggal naik 15 orang dari Jumat. Semua korban meninggal terbaru berasal dari Wuhan.

Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei dalam status karantina, berdampak pada sekitar 41 juta warga. Mereka tak boleh keluar dari kota, demikian pula orang dari luar tak diperbolehkan masuk kecuali untuk alasan sangat penting.

Komisi kesehatan juga melaporkan 180 kasus baru secara keseluruhan di provinsi tersebut, 77 di antaranya berada di Wuhan dan sisanya tersebar di kota-kota kecil.

Virus korona yang sebelumnya tidak dikenal ini meneror Asia, Amerika Serikat, dan telah memasuki Eropa melalui Prancis. Virus ini memiliki kemiripan dengan sindrom pernapasan akut atau SARS yang menewaskan ratusan orang di China daratan dan Hong Kong pada 2002-2003.

Wabah korona pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 di Wuhan, kota pusat industri dan transportasi berpenduduk 11 juta jiwa, lalu menyebar ke beberapa negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura hingga Amerika Serikat dan Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran

57 tahun lalu

Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal