Dokumen Rahasia AS terkait Perang Ukraina Bocor di Medsos, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera AS dan Ukraina berkibar berdampingan (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pemerintah Amerika Serikat sedang menyelidiki kebocoran sejumlah dokumen rahasia negara itu terkait perang di Ukraina. Hal itu terungkap lewat laporan The New York Times (NYT), dengan mengutip beberapa pejabat senior.

Dokumen tersebut diduga berisi perincian rencana AS dan NATO untuk militer Ukraina, menjelang serangan balasan yang dilancarkan pada musim semi tahun ini terhadap pasukan Rusia

Laporan itu menyebutkan, dokumen-dokumen itu bocor di Twitter dan aplikasi Telegram. Insiden tersebut merupakan pelanggaran yang signifikan terhadap intelijen AS.

Dokumen-dokumen tersebut dilaporkan memuat informasi penting, Mulai dari pengiriman senjata yang telah dinanti Ukraina; perkiraan AS tentang jumlah orang Ukraina dan Rusia yang tewas dalam konflik tersebut, hingga; perkiraan kekuatan pasukan. Akan tetapi, tidak ada info terkait dengan rencana pertempuran khusus.

Dokumen tersebut bertanggal 1 Maret 2023 dan menggambarkan perspektif AS dan Ukraina tentang apa yang dibutuhkan untuk serangan balasan terhadap Moskow. “Namun, tidak ada perincian tentang kapan atau di mana Kiev akan meluncurkan operasinya,” kata NYT.

Laporan itu juga mengatakan, dokumen-dokumen tersebut menguraikan bahwa 12 brigade tempur Ukraina sedang disusun, yang sembilan di antaranya tampaknya dilatih dan dipasok oleh Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya. Dokumen tersebut juga mengklaim bahwa dibutuhkan lebih dari 250 tank dan lebih dari 350 kendaraan untuk Kiev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
14 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
15 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
17 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal