Donald Trump Bersedia Kerja Sama dengan China Terkait Pengembangan Vaksin Covid-19

Arif Budiwinarto
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (foto: AFP)

"Saya rasa kita akan melihat sesuatu selama periode waktu yang cukup singkat selanjutnya mungkin periode waktu yang sangat singkat, terkait pengobatan dan vaksin yang sangat baik," lanjutnya.

Pada Senin (20/7/2020) kemarin, calon vaksin yang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford dan perusahaan Swedia-Inggris, AstraZeneca (AZN.L) juga dirilis.

Trump sudah lama menyalahkan China yang dianggap harus bertanggung jawab penuh atas penyebaran global Covid-19. Orang nomor satu AS juga menuding Covid-19 sengaja diciptakan China untuk merusak tatanan ekonomi dunia, termasuk AS.

Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia, sampai Selasa (21/7/2020) kemarin terdapat lebih dari 3,86 juta orang terinfeksi virus tersebut dengan angka kematian menembus 141.000.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
7 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

10 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

12 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

15 jam lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal