Donald Trump Ingin Mulai Lagi Pembicaraan Damai, Taliban: Terlalu Dini

Anton Suhartono
Taliban menganggap terlalu dini untuk memulai lagi pembicaraan damai dengan AS (Foto: AFP)

"Kami bertemu dengan mereka dan mengatakan harus terjadi gencatan senjata," kata Trump, di Lapangan Terbang Bagram, di luar ibu kota Kabul.

Pernyataannya itu menyiratkan adanya kemajuan terkait pembicaraan damai setelah Trump membuat keputusan mengejutkannya pada September lalu yakni membatalkan kesepakatan damai yang akan diteken di Florida di menit-menit terakhir.

Trump menggambarkan upaya perdamaian yang telah dirintis selama setahun telah mati. Sikapnya itu dilatarbelakangi tewasnya tentara AS di Afghanistan beberapa hari sebelum kesepakatan akan diteken.

Di antara kesepakatan itu adalah menarik pasukan AS dari Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan.

Jika terealisasi, kesepakatan ini diharapkan membuka jalan menuju pembicaraan langsung antara Taliban dengan Pemerintah Afghanistan.

Pengamat sepakat penyelesaian politik antara Taliban dengan AS merupakan satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian abadi di Afghanistan setelah berperang selama 18 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

AS Ancam Bikin Bangkrut Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

2 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

2 hari lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

2 hari lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal