Donald Trump Ingin Mulai Lagi Pembicaraan Damai, Taliban: Terlalu Dini

Anton Suhartono
Taliban menganggap terlalu dini untuk memulai lagi pembicaraan damai dengan AS (Foto: AFP)

KABUL, iNews.id - Taliban mengomentari pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal rencana dimulainya kembali pembicaraan damai.

Trump melakukan kunjungan mendadak ke Afghanistan, Kamis (28/11/2019), untuk merayakan Thanksgiving bersama tentara AS sekaligus membuka peluang untuk berdamai dengan Taliban.

Namun Taliban menilai keinginan Trump untuk dimulainya kembali pembicaraan terlalu dini.

"Terlalu dini untuk membahas dimulainya lagi perundingan untuk saat ini. Kami akan memberikan respons resmi nanti," kata Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, kepada AFP, melalui pesan singkat di WhatsApp, Jumat (29/11/2019).

Sebelumnya Trump pada hari Kamis mengatakan Taliban ingin membuat kesepakatan dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
34 menit lalu

Diancam Penjara oleh Trump, Anggota DPR Muslimah AS Ilhan Omar: Ada Motif Politik

1 jam lalu

Trump Ingin Penjarakan Politisi Muslimah AS Ilhan Omar

3 jam lalu

Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!

7 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal