Donald Trump Pastikan Penjara Guantanamo Tetap Dibuka

Nathania Riris Michico
Donald Trump memastikan penjara Teluk Guantanamo tetap dibuka di pemerintahannya (Foto: AFP)

Di masa awal beroperasinya penjara, para tahanan dimasukkan ke dalam kurungan yang terbuat dari kabel yang tajam.

Fasilitas yang dikenal sebagai Camp X-Ray itu kemudian diganti dengan struktur bangunan yang lebih permanen. Hingga saat ini penjara Guantanamo terdiri dari banyak bangunan dengan keamanan tinggi.

Puncak beroperasinya penjara ini terjadi setelah peristiwa 911. Fasilitas tersebut menampung 780 orang dari berbagai negara, sebagian besar merupakan tahanan Alqaeda, Taliban, dan kasus terorisme.

Namun tak lama setelah itu, sebagian besar tahanan dikembalikan ke negara masing-masing. Hanya tersisa 41 tahanan yang tersisa, sebanyak 26 di antaranya terjebak dalam proses hukum yang tak kunjung selesai.

Mereka disebut dengan tahanan selamanya, tak pernah jelas bagaiamana ujung kasus mereka. Namun sebagian dari mereka akhirnya dikembalikan saat pemerintahan Obama. Sebagian lainnya kembali terperangkap di masa pemerintahan Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
6 jam lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Internasional
7 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
8 jam lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Internasional
9 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal