Donald Trump Ragukan Data Korban Meninggal akibat Covid-19 di India

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"Ketika Anda berbicara tentang angka, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di China, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di Rusia, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di India," kata Trump, dikutip dari AFP, Rabu (30/9/2020).

"Mereka tidak memberikan hitungan langsung yang benar," katanya, melanjutkan.

Menurut dia bisa jadi korban meninggal dari negara-negara itu mencapai jutaan orang seraya kembali menyalahkan China sebagai pusat pandemi.

Otoritas India yang memantau pandemi Covid-19 menyatakan pada Selasa (29/9/2020), jumlah sebenarnya orang yang terinfeksi mungkin bisa lebih dari 60 juta orang, jika dilihat dari tes darah serta kepadatan penduduk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Daftar Negara Bagian AS yang Direbut Demokrat dari Republik dalam Pemilihan Senator

10 jam lalu

Partai Demokrat Ambil Alih Kendali Kongres AS, Trump: Kami Siap Bekerja Sama

9 jam lalu

Kekayaan Mukesh Ambani Naik Rp154 Triliun dalam Sehari, Kembali Jadi Orang Terkaya di Asia

22 jam lalu

Trump Akui Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS: Selamat untuk Demokrat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal