"Ketika Anda berbicara tentang angka, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di China, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di Rusia, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di India," kata Trump, dikutip dari AFP, Rabu (30/9/2020).
"Mereka tidak memberikan hitungan langsung yang benar," katanya, melanjutkan.
Menurut dia bisa jadi korban meninggal dari negara-negara itu mencapai jutaan orang seraya kembali menyalahkan China sebagai pusat pandemi.
Otoritas India yang memantau pandemi Covid-19 menyatakan pada Selasa (29/9/2020), jumlah sebenarnya orang yang terinfeksi mungkin bisa lebih dari 60 juta orang, jika dilihat dari tes darah serta kepadatan penduduk.