Donald Trump Sebut AS Bisa Perang dengan Rusia jika Kamala Harris Jadi Presiden

Ahmad Islamy Jamil
Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, berjabat tangan dengan Wapres Kamala Harris saat menjalani debat kandidat di ABC News, Selasa (10/9/2024). (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, kembali melontarkan serangan terhadap pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Dia menyebut AS bisa berperang dengan Rusia jika Harris terpilih jadi presiden.

"Suara untuk Kamerad Kamala Harris adalah suara untuk perang dengan Rusia," tulis Trump di laman media sosial Truth Social miliknya, Jumat (13/9/2024).

Trump telah berulang kali mengatakan bahwa konflik di Ukraina tidak akan terjadi jika dia terpilih kembali sebagai presiden AS pada 2020. Trump juga mengatakan bahwa dia akan berupaya untuk mengakhiri konflik tersebut jika terpilih di Pilpres AS 2024.

Tak hanya sampai di situ, Trump lebih jauh lagi menyebutkan bahwa suara yang diberikan untuk Harris di pilpres nanti adalah suara untuk mengembalikan wajib militer di Amerika Serikat. Sebaliknya, Trump mengklaim suara untuknya adalah suara untuk kesejahteraan dan perdamaian.

Trump dan Harris telah mengikuti debat capres perdana mereka pada Selasa lalu. Enam donor Partai Republik dan tiga penasihat Trump yang berbicara kepada Reuters belum lama ini mengatakan mereka menilai Harris telah memenangkan debat tersebut terutama karena Trump tidak mampu menyampaikan pesan-pesannya. 

Debat yang disiarkan ABC News tersebut menarik 67,1 juta pemirsa televisi, menurut data Nielsen. Trump mengklaim bahwa berbagai jajak pendapat menunjukkan dia memenangkan debat. Namun beberapa survei justru menunjukkan bahwa para responden menganggap Harris lebih baik.

Pilpres AS digelar pada 5 November nanti. Kompetisi demokrasi itu bakal menjadi ajang pertarungan sengit antara Trump dan Harris.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Donald Trump Perintahkan Kibarkan Bendera AS Setengah Tiang untuk Hormati Dolly Parton

2 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

3 hari lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal