Donald Trump Senang Twitter Dibeli Elon Musk, tapi...

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: Reuters)

Akun Twitter Trump diblokir Twitter setelah kerusuhan pada 6 Januari 2021 di Gedung Capitol Washington DC yang menewaskan enam orang, termasuk dua polisi. Massa pendukung Trump menggeruduk kantor Kongres AS itu untuk menggagalkan sidang pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020. Trump menuduh pilpres itu penuh kecurangan dan tak mengakui kemenangan Biden.

Trump dituding memanfaatkan akun Twitter-nya untuk menghasut massa pendukungnya yang memicu pemblokiran secara permanen. Setelah itu, Facebook, Instagram, dan Snapchat juga memblokir akun Trump.

Sementara itu Musk mengajukan penawaran untuk membeli Twitter pada awal bulan ini. Twitter pada awalnya menolak, namun pada Senin kemarin perusahaan menerima penawaran pengambilalihan senilai 44 miliar dolar AS.

“Kebebasan berbicara merupakan landasan demokrasi dan Twitter adalah alun-alun digital di mana hal-hal penting bagi kepentingan masa depan umat manusia diperdebatkan,” kata Musk, saat mengumumkan pembelian tersebut. 

Sejak beberapa tahun dia mendukung pengembalian akun-akun yang diblokir dengan alasan politik, termasuk yang terbaru Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

16 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

17 jam lalu

Trump Ancam Bombardir Oman, kok Gitu?

21 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal