Drone Militer AS Ledakkan Mobil Penuh Bom yang Hendak Beraksi di Bandara Kabul

Anton Suhartono
Militer AS kembali melancarkan serangan drone menargetkan ISIS-K di Afghanistan, kali ini pelaku yang hendak melancarkan serangan bom mobil di bandara Kabul (Foto: Reuters)

Pasukan AS dan sekutunya berpacu dengan waktu untuk mengeluarkan warga masing-masing serta penduduk lokal dari Afghanistan paling lambat pada 31 Agustus. Taliban tak memberikan toleransi atau perpanjangan waktu bagi keberadaan pasukan AS dan sekutunya. 

Sebelumnya pejabat militer AS memperingatkan ISIS-K masih akan melancarkan serangan ke bandara, termasuk menggunakan roket. Hal ini dipertegas oleh Presiden AS Joen Biden bahwa serangan lainnya masih sangat mungkin terjadi di bandara.

Serangan drone ini terjadi saat warga sipil yang tersisa antre di Bandara Internasional Hamid Karzai untuk diterbangkan ke luar negeri, sebelum pasukan terakhir yang menjaga bandara pergi. Hingga Sabtu lalu tersisa tak lebih dari 4.000 pasukan AS yang menjaga bandara.

Sementara itu Taliban menyatakan akan menyelidiki serangan drone AS, apakah sasarannya benar-benar seorang pelaku bom bunuh diri yang mengendarai kendaraan atau bukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sekjen Kementerian PU soal Istri dan Anak Menteri Ikut ke AS: Tak Pakai APBN

57 tahun lalu

Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran

57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran

57 tahun lalu

AS Serang Iran Lagi, Klaim Hancurkan Fasilitas Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal