Dubes Iran: Tujuan Utama Israel adalah Genosida, Membersihkan Bangsa Palestina!

Ahmad Islamy Jamil
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. (Foto: iNews.id/Ahmad Islamy Jamil)

Dia menuturkan, rezim zionis tidak patuh kepada peraturan, standar, maupun regulasi apa pun yang diakui secara internasional terkait dengan keadaan perang. Mereka dengan leluasa membantai masyarakat tak berdosa, menyerang tempat-tempat sipil, dan rumah sakit. Namun, Barat malah menutup mata atas semua pelanggaran hukum internasional yang terang-benderang oleh Israel itu.

Boroujerdi mengingatkan, krisis di Palestina bermula sejak 80 tahun silam ketika rezim zionis menduduki wilayah-wilayah Palestina dan mulai membantai dan merampas hak rakyat negara itu. Berbagai peraturan internasional maupun resolusi dari Dewan Keamanan PBB pun menyatakan, Palestina adalah wilayah yang sedang diduduki Israel. Berdasarkan kenyataan ini, pembelaan diri yang sah menjadi hak bangsa Palestina, kapan pun dan di mana pun.

“Tapi Barat malah berusaha mengubah dan membalik posisinya, seakan-akan Israel adalah korban dan Palestina-lah yang melakukan invasi,” tuturnya.

Dia mencatat, selama beberapa tahun belakangan, Israel setidaknya telah memulai 20 perang di kawasan Timur Tengah. Dan setiap saat ada upaya untuk melakukan gencatan senjata, selalu dihalang-halangi oleh para pendukung zionis dari Barat.

“Contoh nyatanya adalah, beberapa hari lalu Amerika Serikat memveto resolusi yang berhubungan dengan gencatan senjata di Palestina pada saat melakukan voting di Dewan Keamanan PBB,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

7 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

7 jam lalu

Trump Janjikan Kemenangan Segera Perang Lawan Iran

9 jam lalu

Koin 1 Dolar AS Bergambar Trump Resmi Beredar, Tabrak Aturan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal