Dubes Israel Klaim Dipermalukan Petugas Bandara karena Berasal dari Kaum Druze

Nathania Riris Michico
Pemimpin spiritual Druze Israel, Sheikh Muafak Tarif (tengah), tiba di Tel Aviv. (FOTO: AFP)

"Pergilah ke neraka, saya merasa ingin muntah."

Diplomat veteran itu menyebut desanya merupakan rumah peringatan bagi tentara Druze yang tewas dalam pertempuran di bawah bendera Israel.

"Saya menyarankan agar Anda membawa penjaga keamanan Anda dan mereka yang bertanggung jawab atas pelatihan mereka untuk mengunjungi pemakaman ini dan mengajari mereka tentang pengorbanan diri dan rasa hormat," sambungnya.

Ketika keluhannya viral di media sosial, banyak yang memusuhi Mansour dan mengkritiknya.

Otoritas Bandara Israel menyatakan penjaga keamanan melakukan pekerjaan dengan semestinya.

"Pemeriksaan keamanan di Bandara Ben Gurion dilakukan terlepas dari agama, ras atau jenis kelamin," demikian pernyataan otoritas bandara.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

19 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

1 hari lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

1 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal