Dubes Lalai, PM Malaysia Terpaksa Menunggu Lama di Bandara saat Kunjungan ke Uni Emirat

Anton Suhartono
Ismail Sabri Yaakob terpaksa menunggu lama di bandara Dubai, UEA, saat kunjungan kerja karena kelalaian dubes Malaysia dan konsula jenderal di Dubai (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Malaysia memanggil pulang duta besar (dubes) untuk Uni Emirat Arab (UEA) serta konsul jenderal di Dubai. Penyebabnya mereka dianggap lalai memberikan pelayanan kepada Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob yang tengah berkunjung ke negara Teluk itu.

Mereka dianggap gagal mengoordinasikan urusan administrasi dan logistik selama kunjungan Ismail pada akhir Maret lalu.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Malaysia menyatakan dubes dan konsul jenderal tidak menerapkan layanan standar selama kunjungan Ismail, terutama saat kedatangan di Dubai pada 29 Maret.

"Kegagalan itu mengakibatkan Perdana Menteri harus menunggu lama di ruang kedatangan untuk pengurusan paspor dan imigrasi. Juga tidak ada pengamanan seperti iring-iringan mobil yang seharusnya disediakan untuk Perdana Menteri sesuai praktik standar yang biasa dilakukan para pejabat yang berkunjung," bunyi pernyataan Kemlu Malaysia, dikutip dari The Star, Selasa (12/4/2022).

Sebelumnya media online di Malaysia melaporkan soal pemanggilan dubes dan konsulat jenderal di UEA karena kurangnya pelayanan yang mereka berikan selama kunjungan Ismail. Disebutkan, kepala misi Malaysia di luar negeri sudah seharusnya memberikan pelayanan, perlindungan keamanan, dan iring-iringan kendaraan, untuk perdana menteri selama kunjungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

6 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

6 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

7 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal