Dubes Lalai, PM Malaysia Terpaksa Menunggu Lama di Bandara saat Kunjungan ke Uni Emirat

Anton Suhartono
Ismail Sabri Yaakob terpaksa menunggu lama di bandara Dubai, UEA, saat kunjungan kerja karena kelalaian dubes Malaysia dan konsula jenderal di Dubai (Foto: Reuters)

Kemlu Malaysia mencontohkan, Ismail mendapat pengawalan keamanan dan iring-iringan kendaraan saat menghadiri Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, baru-baru ini, padahal pemerintah setempat tidak memberikan status tamu.

Kedua diplomat itu juga tidak menginformasikan acara World Government Summit (WGS) yang digelar saat Dubai Expo. Pimpinan kemlu baru mengetahui adanya KTT tersebut pada 30 Maret, itu pun melalui sumber lain.

"Jika kami diberitahu tentang KTT itu, tentu saja akan dilakukan upaya agar Perdana Menteri dapat menyampaikan pidato pada program tersebut," demikian isi pernyataan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Saifuddin Abdullah telah bertemu dengan mitranya dari UEA, Reem Ebrahim Al Hashimy, pada 30 Maret dan diberitahu bahwa PM Ismail diundang menghadiri penutupan WGS di hari yang sama.

"Masalah ini tidak akan terjadi jika koordinasi dilakukan lebih awal. Ini karena pemerintah UEA telah menyiapkan semua fasilitas untuk Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan sampai akhir kunjungan," katanya.

Selama kunjungan ke Dubai pada 27-31 Maret, Ismail menghadiri upacara penutupan Paviliun Malaysia di Expo 2020 Dubai dan menyaksikan penandatanganan beberapa nota kesepahaman antara perusahaan Malaysia dan internasional.

Ismail juga bertemu dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

4 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

5 hari lalu

Tak Beri Ampun! Iran Gempur Pangkalan Militer AS Lagi, di Kuwait dan Uni Emirat Arab

6 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal