Dubes Rusia untuk RI: Kami Tak Ingin Tragedi Perang Dunia II Terulang!

Michelle Natalia
Lyudmila Vorobieva (Foto: MPI)

Lebih lanjut Lyudmila menjelaskan, Rusia menganggap Ukraina sebagai saudara. Namun bukan pemerintah atau presiden, melainkan warga Ukraina.

"Saya lahir di Kiev, Ukraina. Ayah saya tumbuh di Ukraina. Kakek nenek saya juga dimakamkan di sana. Saya hanya menegaskan seberapa dekat Rusia dengan Ukraina sebenarnya," ujarnya.

Dia juga membeberkan fakta 40 persen populasi Ukraina memandang diri mereka sebagai etnis Rusia. Bahkan hampir semua orang Ukraina berbicara bahasa Rusia. 

"Jadi, operasi militer ini bukan tentang perang melawan Ukraina. Itu bisa jadi menyakitkan karena Rusia sendiri tidak mau itu terjadi. Kami mencoba sebaik mungkin untuk mencegah hal-hal ini terjadi," ucapnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

3 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

5 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal