Dubes Ukraina untuk RI: Presiden Zelensky Bertahan di Kiev, sementara Putin Lari ke Bungker

Michelle Natalia
Vasyl Hamianin (Foto: MPI)

Dia menambahkan, bahwa orang-orang Rusia mendapat kabar pasukan mereka mempertahankan dan melindungi warga Ukraina berbahasa Rusia di Donetsk dan Luhansk. Mereka tidak mengetahui perang benar-benar terjadi.

"Mereka (Rusia) berbohong bahwa pemerintah Ukraina melakukan diskriminasi dan genosida terhadap rakyatnya sendiri. Sekarang saya tanya, jika ini semua nyata, kenapa seluruh bangsa, mulai dari anak-anak hingga orang tua sangat mendukung Presiden kami? Tidak mungkin mereka mempertahankan tanahnya demi presidennya semata. Ini bukan hanya pasukan militer kami yang melawan, tapi rakyat kami juga," ujarnya.

Dia kemudian menyinggung soal komunisme, mesin propaganda paling efisien di dunia dan sejarah adalah yang dibuat oleh komunis. Itu semua dimulai ratusan tahun lalu ketika Uni Soviet muncul di peta.

"Dari awal mula ketika komunis berjuang untuk memperoleh kekuasaan, mereka mencetuskan banyak slogan yang indah, khususnya bagi masyarakat seperti petani, pekerja, peternak. Roti untuk mereka yang lapar, kedamaian demi negara. Sangat mudah dipahami dan dipercaya bukan?" ucapnya.

Di masa Uni Soviet, ketika orang mulai berpikir dan mempertanyakan apa yang sedang terjadi, mesin propaganda diluncurkan untuk membuat berita tentang segalanya dan memblokir kenyataan yang terjadi supaya tidak sampai ke tangan Barat. 

Contoh konkretnya saat ini termasuk menghalangi sinyal dan akses. Mesin propagdan ini sudah berjalan selama 70 tahunan, bergerak dengan sangat efisien serta untuk melawan propaganda Nazi. 

"Sekarang, Rusia mewarisi mesin tersebut dan mengembangkannya melalui internet dan platform apa pun yang memungkinkan. Keengganan untuk memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi ke publik dan mata dunia kemudian mengarah ke tindakan kriminal serius, karena tindakan kriminal tidak hanya berbasis pada pembunuhan tapi juga kebenaran, karena propaganda ini menjustifikasi pembunuhan, pembantaian, dan semua ini," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

5 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

10 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

11 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal