Dugong Tanpa Induk di Thailand Mati usai Telan Plastik

Nathania Riris Michico
Mariam mati akibat infeksi di dalam perutnya yang diperparah oleh kumpulan plastik di dalam perutnya. (FOTO: AFP)

"Semuanya sedih atas kehilangan ini, namun kepergiannya menegaskan bahwa kami perlu menyelamatkan lingkungan demi menyelamatkan hewan-hewan langka ini," kata salah satu dokter hewan yang menangani Mariam, Nantarika Chansue.

Mariam menjadi populer di kalangan warganet Thailand setelah foto-foto, yang menampilkan dirinya membelai para penyelamat saat dia terdampar di pantai pada April lalu, tersebar di media.

Dia kemudian tampil dalam siaran langsung webcast bersama Jamil, seekor dugong lain yang diselamatkan setelah dirinya. Dalam siaran itu, Mariam tampak diberi makan dan menerima perawatan dari dokter hewan.

Setelah kematiannya, banyak warganet Thailand menumpahkan kesedihan mereka melalui media sosial.

Populasi dugong tergolong kecil di Thailand. Hingga kini, hanya tersisa beberapa ratus ekor mamalia laut tersebut di negara itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Destinasi
4 tahun lalu

4 Fakta Unik Dugong Langka di Alor, Menyapa Wisatawan hingga Dekat dengan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal