Duh, Militer Ukraina Bakal Rekrut Penderita HIV hingga Pecandu Narkoba Perang Lawan Rusia

Anton Suhartono
Ukraina sedang menggodok aturan seruan wajib militer yang memasukkan penderita HIV, TBC, bahkan kanker (Foto: Reuters)

Ini juga berlaku bagi penderita kanker dan HIV. Kondisi keparahan mereka akan menjadi evaluasi medis untuk penempatan tugas.

Kemhan Ukraina juga menerapkan pendekatan yang sama terhadap mereka yang mengalami gangguan kejiwaan. Para penderita skizofrenia atau gangguan kejiwaan berat bisa melakukan tugas non-tempur. 

Presiden Volodymyr Zelensky pada awal tahun ini menyebut negaranya hanya kehilangan 31.000 tentara sejak perang dengan Rusia pecah ada 24 Februari 2022. Angka itu berbeda jauh dari pernyataan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu yang menyebut 111.000 tentara Ukraina tewas sepanjang tahun ini saja. Angka itu termasuk tentara bayaran atau pejuang bersenjata.

Militer Ukraina menargetkan ratusan ribu personel tambahan untuk merotasi tentara yang kelelahan di garis depan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

8 jam lalu

Momen Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa Indonesia saat Tiba di Rusia

10 jam lalu

Prabowo Tiba di Vladivostok, Disambut Pejabat Tinggi Rusia

13 jam lalu

Putin Undang Khusus Prabowo ke Rusia, Seskab Teddy: sebagai Tamu Kehormatan Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal