Duh, Rasisme dan Diskriminasi terhadap Warga Kulit Hitam Masih Marak di Jerman 

Umaya Khusniah
Warga kulit hitam ditangkap polisi. (Foto: Pinterest)

“Hasil #Afrozensus menunjukkan rasisme anti-Hitam (ASR) tersebar luas di Jerman dan mengakar di institusi. Kriminalisasi, eksotisisasi, dan seksualisasi hanyalah tiga dari banyak pola di mana rasisme anti-Kulit Hitam dicirikan dan dialami oleh banyak responden,” kata para peneliti dalam laporan mereka.

Banyak responden juga mengaku sering mengalami diskriminasi ketika berhubungan dengan polisi atau otoritas publik lainnya.

Meskipun undang-undang melarang profil rasial di Jerman, lebih dari 56 persen partisipan mengatakan mereka dihentikan oleh polisi tanpa alasan. Bahkan banyak dari mereka ditanya apakah menjual narkoba.

Dalam dua tahun terakhir, hampir 24 persen dari mereka yang disurvei mengalami diskriminasi oleh petugas polisi. Sebagian besar karena warna kulit dan latar belakang etnis.

Laporan tersebut meminta pihak berwenang untuk mengembangkan rencana aksi memerangi rasisme anti-Kulit Hitam, mendukung pusat komunitas orang kulit hitam, Afrika, dan Afrodiasporik, serta membuka pusat konseling untuk para korban rasisme, diskriminasi, dan kejahatan rasial.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengacara Dokter Tifa Kritik Dakwaan Jaksa: Ada Unsur Diskriminasi!

57 tahun lalu

Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!

57 tahun lalu

Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional

57 tahun lalu

Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal