Duterte Ancam Hentikan Kerja Sama Militer dengan AS jika Tak Dapat Vaksin Covid, Jubir: Bukan Memeras

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: AP)

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan menghentikan perjanjian militer dengan Amerika Serikat (AS) jika negaranya tidak mendapat kiriman jutaan dosis vaksin Covid-19. Dua perusahaan AS memproduksi vaksin Covid-19 yakni Pfizer dan Moderna.

Dalam pertemuan dengan Satuan Tugas Antarbadan untuk Manajemen Penyakit Menular (IATF-MEID) pada Sabtu lalu, Duterte mengancam mengakhiri pakta militer kehadiran militer AS di Filipina (VFA) jika tidak mendapatkan vaksin buatan AS.

“VFA mendekati akhir. Jika mereka tidak memberikan minimal 20 juta (dosis) vaksin, lebih baik keluar. Tidak ada vaksin, tidak boleh tinggal di sini," kata Duterte, saat itu.

Juru bicara kepresidenan Harry Roque menegaskan, pernyataan Duterte soal vaksin dan perjanjian VFA bukan upaya untuk memeras AS.

“Tidak ada yang salah dengan perkataan Presiden, ini bukan pemerasan. Hal yang ingin disampaikan Presiden adalah kita berteman jadi harus saling membantu," ujarnya.

Filipina pada awal 2020 sudah memberi tahu AS akan menghentikan perjanjian VFA, namun Duterte pada Juni menangguhkan rencana tersebut karena mempertimbangkan perkembangan kondisi politik di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
10 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
24 hari lalu

Umumkan Maju Pilpres Filipina, Wapres Sara Duterte Minta Maaf Pernah Dukung Bong Bong Marcos

Internasional
24 hari lalu

Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres

Nasional
2 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal