Duterte Umumkan Pensiun dari Politik, Buka Jalan bagi Putrinya Jadi Presiden Filipina

Umaya Khusniah
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Sebelumnya, banyak warga menentang pencalonan diri Duterte sebagai wakil presiden. Hal itu dianggap melanggar semangat konstitusi yang menetapkan presiden hanya dapat menjabat satu periode.

Analis mengatakan sangat penting bagi Duterte untuk memiliki penerus yang setia. Ini untuk melindunginya dari tindakan hukum baik di dalam negeri atau oleh Pengadilan Kriminal Internasional, atas kematian ribuan warga dalam perangnya melawan narkoba sejak 2016.

Pihak berwenang telah membunuh lebih dari 6.100 tersangka pengedar dan pengguna narkoba sejak Duterte menjabat pada Juni 2016. Kelompok-kelompok HAM mengatakan, polisi mengeksekusi tersangka dengan mengatakan mereka bertindak membela diri selama operasi penangkapan.

Polisi membantah pernyataan jika pihaknya sengaja mengeksekusi para tersangka.

Duterte merupakan pemimpin yang terkenal karena merangkul China dan meremehkan Amerika Serikat (AS), yang secara tradisional merupakan sekutu dekat Filipina. Dia tetap populer meskipun lawan-lawannya menuduhnya otoriter dan tidak toleran terhadap perbedaan pendapat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
24 jam lalu

Kapal Tanker Raksasa Saudi Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 2 ABK Filipina Tewas

6 hari lalu

Budi Gunadi Siap Mundur dari Menkes jika Terpilih Jadi Dirjen WHO

7 hari lalu

Dasco Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Desember 2026: Kalau Tidak Selesai Kami Mundur

9 hari lalu

Viral Budi Arie Ungkap Insting Politik Bisa Lebih Cepat dari 2029 di Samping Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal