Eks Penasihat Keamanan Donald Trump Sebut AS Harus Punya Satu Agama

Ahmad Islamy Jamil
Mantan penasihat keamanan Donald Trump, Michael Flynn. (Foto: Reuters)

“Sejauh yang saya ketahui, ini adalah dua orang yang berbeda. Dia jelas tidak merasa bersalah di sini dengan pernyataan publik semacam ini,” ujar Clapper.

Sementara pensiunan militer AS lainnya, Letnan Jenderal (Purn) Mark Hertling, menyebut pernyataan Flynn itu sangat memalukan bagi Angkatan Darat AS. Dia menilai perkataan Flynn itu mencoreng bangsa AS.

“Kata-katanya itu menjijikkan,” ungkap Hertling yang juga analis keamanan nasional untuk CNN, lewat cuitannya di Twitter.

Sejumlah anggota parlemen dari Partai Demokrat juga menyesalkan komentar Flynn tersebut. Anggota DPR AS Ilhan Omar dari Minnesota menyebut Flynn sebagai gambaran dari sosok yang membenci Konstitusi AS. 

Sementara Anggota DPR Ted Lieu dari California menuturkan, rakyat Amerika lebih bahagia hidup di republik yang konstitusional daripada negara teokrasi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

AS Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris, Pilot Tetap Siaga Serang Iran

16 jam lalu

AS Bakal Kirim Pasukan Tambahan ke Israel, Sinyal Apa?

17 jam lalu

Kurangi Kebergantungan dari AS, Kanada Batalkan Pembelian 88 Jet Tempur F-35?

19 jam lalu

Trump Bentuk Gugus Tugas AI Pasukan Super Intelligence

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal