Eks Tentara AS Mualaf Dituduh Rencanakan Serangan Bom di Los Angeles

Anton Suhartono
Mark Steven Domingo (Foto: EPA-EFE)

LOS ANGELES, iNews.id - Seorang veteran militer Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) ditangkap polisi karena merencanakan serangan masif dekat Kota Los Angeles. Aksi itu dilakukan sebagai balasan atas serangan terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada 15 Maret 2019.

Pria bernama Mark Steven Domingo (26) yang pernah ditugaskan dalam perang Afghanistan itu mengaku sudah memeluk Islam.

Dia ditangkap pada Jumat pekan lalu dan terancam dijerat dengan UU Federal karena berencana meledakkan bahan peledak rakitan saat demonstrasi kelompok nasionalis kulit putih di Long Beach pada akhir pekan.

Domingo ditangkap dengan cara dijebak oleh agen intelijen yang menyamar. Dia menerima bahan peladak yang dilengkapi dengan paku dari agen tersebut.

Menurut dokumen pengadilan, sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (30/4/2019), Domingo pernah menyatakan dukungannya kepada agen FBI yang menyamar itu untuk melakukan pembalasan atas serangan terhadap muslim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 menit lalu

Perundingan Damai AS-Iran Berakhir Gagal, Terganjal Isu Nuklir

Internasional
2 jam lalu

Ini Penyebab Perundingan AS-Iran Gagal Sepakati Perdamaian

Internasional
23 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
11 jam lalu

Ganas! Iran Siap Perang Panjang hingga 6 Bulan, Bahkan Lebih Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal