Elon Musk Bikin Polling Lagi, Apa Harus Mundur dari CEO Twitter?

Umaya Khusniah
CEO Twitter Elon Musk meluncurkan jajak pendapat lagi. (Foto: AP Photo)

"Ke depan, akan ada pemungutan suara untuk perubahan kebijakan besar," cuitnya. 

Dilansir dari Reuters, jajak pendapat tersebut dilakukan setelah kebijakan Twitter terbaru melarang akun yang dibuat semata-mata untuk tujuan mempromosikan perusahaan media sosial lain dan konten yang berisi tautan atau nama pengguna untuk platform saingan.

Mantan CEO Twitter Jack Dorsey, yang baru-baru ini berinvestasi di platform media sosial Nostr, membalas postingan dukungan Twitter dengan satu kata: "Mengapa?". Dalam balasan ke posting pengguna lain tentang larangan promosi Nostr, Dorsey berkata, "tidak masuk akal".

Platform video pendek TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance Ltd China, tidak termasuk dalam daftar.

Sejak Elon Musk, yang juga CEO Tesla TSLA.O, membeli jejaring sosial tersebut, dia melakukan beberapa perubahan kebijakan di Twitter yang dinilai kacau. Salah satunya, dia memecat manajemen puncak dan memberhentikan sekitar setengah dari tenaga kerjanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

6 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp2.326 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

Elon Musk Terima Kompensasi Rp2.853 Triliun dari Tesla, Setara 2,5 Juta Kali Gaji Karyawannya

7 hari lalu

Wow! Elon Musk Janji Bagikan Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS, Nilainya Rp189 Triliun

9 hari lalu

Sertifikasi Wajib Halal Sejumlah Produk Diundur hingga 2028, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal