Erdogan: Apa Gunanya PBB kalau Tak Bisa Setop Genosida di Gaza?

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (29/5/2024) mengecam PBB karena gagal menghentikan pertumpahan darah di Rafah, Jalur Gaza Selatan. Dia pun menyebut semangat PBB telah mati.

“Apa gunanya PBB jika tidak bisa menghentikan genosida? Apa gunanya gedung-gedung ini jika nasib dunia berada di tangan lima negara? PBB bahkan tidak bisa melindungi stafnya sendiri. Semangat PBB sudah mati,” kata Erdogan di Parlemen Turki.

Dia lantas menyoroti fakta bahwa mayoritas negara anggota PBB mengakui Palestina. Sayangnya, mereka semua tidak punya daya apa-apa untuk menghentikan pembantaian puluhan ribu rakyat Palestina oleh segelintir kaum zionis yang menamakan diri sebagai Israel. 

“Lebih dari tiga perempat dari 193 negara anggota PBB mengakui Negara Palestina. Keputusan bersama dari 147 negara tidak dapat diserahkan kepada kebijaksanaan lima negara (anggota Dewan Keamanan PBB); 147 itu lebih banyak dari lima,” kata Erdogan.

Presiden Turki juga menuduh negara-negara Islam tidak mengambil tindakan. Dia menambahkan bahwa tidak akan ada negara yang bisa aman, kecuali Israel berada di bawah kendali hukum internasional.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Nasional
1 hari lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
1 hari lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
1 hari lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal