Erdogan Beri Selamat kepada Biden, meski Pernah Dikatai Autokrat

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Para pejabat Turki sempat meradang dengan wawancara yang diberikan Biden kepada The New York Times pada Desember lalu. Ketika itu, Biden menyebut Erdogan sebagai autokrat.

Biden mengkritik kebijakan pemimpin Turki itu terhadap orang-orang Kurdi. Politikus Partai Demokrat itu juga mengatakan, AS perlu menyemangati para pesaing politik di Turki agar mereka mampu menghadapi dan mengalahkan Erdogan. Pada Agustus lalu, juru bicara Erdogan menyebut pernyataan Biden itu menunjukkan “ketidaktahuan, kesombongan, dan kemunafikan sejati” dari mantan wakil presiden AS dua periode itu.

Erdogan tidak secara langsung menyapa Biden maupun Trump dalam pernyataan yang dia sampaikan pada Selasa itu. Sementara itu Presiden Rusia, Vladimir Putin; Presiden China, Xi Jinping, dan; Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, sampai hari ini belum juga memberikan ucapan selamat kepada Biden.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Menkeu AS Sebut Militer Iran Hancur 100%, Teheran: Tak Masuk Akal

5 jam lalu

Iran Diundang Gabung Aliansi Pakta Pertahanan Makkah oleh Turki Cs?

8 jam lalu

AS Berlakukan Perang Ekonomi, Iran: Deklarasi Kekalahan!

19 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal