Erdogan: Saya Sudah 5 Kali Ngobrol dengan Putin dalam Sebulan Terakhir

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Dok. 2018)

Perundingan Rusia-Ukraina dimulai pada akhir Februari setelah dimulainya operasi militer Moskow di Ukraina. Putaran terakhir perundingan berakhir berlangsung di Istanbul pada 29 Maret.

Sejak itu, pembicaraan terhenti. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menuduh Kiev tak punya iktikad untuk mencapai kesepakatan.

Pada akhir September, Putin menegaskan bahwa Rusia masih terbuka untuk perundingan damai dengan Ukraina. Dia pun meminta Kiev untuk menghentikan permusuhan. 

Zelensky, pada gilirannya, menyatakan bahwa Kiev juga siap untuk berdialog dengan Moskow, dengan syarat jika presiden lain sudah berkuasa di Rusia. Kremlin pun menjawab bahwa Moskow akan menunggu perubahan sikap presiden Ukraina tersebut atau menunggu sampai ada pengganti Zelensky kelak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Putin di Rusia 3 September, Bahas Apa?

18 jam lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas

1 hari lalu

Kiev Membara! Serangan Rusia ke Ukraina Tewaskan 37 Orang

5 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal