Erdogan: Setop Kirim Senjata ke Israel, Berhentilah Bermitra dalam Kejahatan!

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters).

ANKARA, iNews.id - Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan mendesak negara-negara yang memasok amunisi dan senjata kepada Israel agar berhenti melakukan itu. Menurut dia, tindakan mereka tersebut sama saja dengan membantu negara zionis itu melakukan kejahatan.

"Kami melakukan segala upaya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Inisiatif kami, termasuk semua proses hukum, terus berlanjut," kata Erdogan pada konferensi pers bersama dengan Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, di Ankara.

"Negara-negara yang memberikan amunisi dan senjata kepada Israel harus berhenti menjadi mitra dalam kejahatan ini," ucap pemimpin Turki itu lagi.

Serangan Israel di Jalur Gaza sejak delapan bulan lalu telah menewaskan lebih dari 36.000 orang. Operasi militer zionis itu juga menyebabkan kelaparan yang meluas dan meratakan sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut.

Serangan Israel itu menyusul Operasi Banjir al-Aqsa yang dilancarkan Hamas terhadap Israel Selatan pada 7 Oktober 2023. Kala itu, Hamas berhasil menewaskan 1.200 orang Israel dan menawan 250 orang lainnya.

Hamas mengatakan, mereka melancarkan Operasi Banjir al-Aqsa sebagai pembalasan atas kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

2 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

2 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

2 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal